Game

Game Android

10 Emulator Android Teringan, Mana Pilihan Mu?

JAKARTA – Beberapa pemain mungkin bertanya pada diri sendiri, apakah mungkin memainkan game Android di PC? Jawabannya sendiri sederhana, bisa.

Anda ingin memainkannya di PC untuk alasan yang sah, dan tentu saja sangat beragam. Namun, mungkin salah satunya, karena gamer hanya penasaran dan ingin mencoba memainkan game mobile dengan mouse dan keyboard dengan tampilan layar yang lebih besar.

Meski begitu, apa saja emulator Android yang bisa diberdayakan? Apalagi ringan dan cepat saat dijalankan di PC dan laptop.

Berikut 10 emulator Android teringan dan tercepat untuk PC dan laptop pada Jumat (15 Juli 2022), menurut hasil penelusuran detikINET dari berbagai sumber.

10 Emulator Android Teringan dan Tercepat

1. Bluestacks
Orang-orang di seluruh dunia pasti sudah mengenal emulator Android yang satu ini, yaitu BlueStack. Selain bisa berjalan di Windows dan Mac, software ini memiliki banyak fitur.

Gamer dapat menikmati Keymapping Tool untuk membuat skema kontrol sesuai kebutuhan. Lalu ada Instance Manager, di mana pengguna dapat menjalankan beberapa game secara bersamaan, dan masih banyak lagi.

2. Lapisan LDP
LDPLayer adalah emulator Android ringan yang berfokus pada kinerja game. Di antara fitur-fiturnya, Anda dapat menyempurnakan kontrol pada keyboard, memberikan kualitas FPS tinggi, mendukung grafik, dan banyak lagi.

Emulator gratis ini mendukung banyak game termasuk Epic Seven, Clash of Clans, Ark Knight dan banyak lagi. Bahkan di versi terbaru, LDPlayer dioptimalkan untuk kelancaran pemutaran Free Fire dan Mobile Legends.

3. Pemain Nox
Bagi para gamers, Nox Player bisa menjadi emulator ringan untuk PC. Di sini, ada utilitas dan beberapa penyesuaian untuk membantu gamer mengontrol keyboard dan mouse mereka.

Nah, tidak kalah dengan software sebelumnya, Nox Player memiliki banyak sekali fitur menarik. Untuk bisa mendapatkannya, detikers bisa langsung masuk ke situs resminya.

4. Putaran permainan
Selanjutnya adalah emulator Android untuk PC spesifikasi rendah. Pemain dapat mencoba Gameloop Tencent, yang sebelumnya dikenal sebagai Tencent Game Friends.

Meski diluncurkan oleh Tencent, pemain tetap bisa memainkan berbagai game mobile. Bahkan, nyaman untuk pemain yang ingin menikmati game populer selain PUBG Mobile.

5. ARCHon
Lalu ada ARCHon, yang berjalan sebagai ekstensi di Google Chrome. Namun, harus diakui bahwa dukungan untuk emulator Android ini agak terbatas.

Namun performanya sudah tidak perlu diragukan lagi, karena berakselerasi tanpa lag saat berlari. Sekarang kabar baiknya, ini tersedia di Windows, Mac, Linux, dan tentu saja gratis.

6. Genymotion
Berbeda dengan lima perangkat lunak sebelumnya, Genymotion sendiri menawarkan opsi gratis dan berbayar. Namun, emulator Android ini lebih cocok untuk developer.

Di dalamnya, memungkinkan Anda menguji aplikasi di berbagai perangkat tanpa memilikinya. Misalnya, Anda dapat mengaksesnya ke Nexus One dengan Android 4.2 atau Nexus 6 dengan Android 6.0.

7. Bahagia
MEmu tampaknya sempurna bagi para gamer untuk memainkan banyak game. Salah satu fitur terbesarnya adalah dukungan untuk chipset AMD dan Intel.

Untuk versi terbarunya, MEmu menjalankan Android 7.0. Ini adalah lompatan besar sejak dia keluar dan memulai dengan Jelly Bean versi 4.3.

8. Mu Mu
Tidak hanya Tencent yang ingin memberikan pengalaman gaming Android terbaik. Pasalnya, NetEase juga ikut serta dalam industri dan mengembangkan MuMu.

Dari segi karakteristiknya sendiri, kurang lebih mirip dengan para pesaingnya. Jadi fungsinya juga sama, memberikan akses bermain game mobile di PC dan laptop.

9. Phoenix OS
Selanjutnya datang dari Phoenix OS yang dihadirkan khusus untuk para pecinta game mobile. Dia mampu menjalankan Android 7.1, yang cukup modern untuk emulator Android.

Berbeda dengan Gameloop, jika pemain ingin memainkan beberapa game, mereka bisa mendapatkannya dari Google Play Store. Namun, dilihat dari informasi yang beredar, layanan Phoenix OS terkadang bermasalah.

10. Remix OS Player
Terakhir, ada Remix OS Player yang merupakan emulator Android No.1 untuk PC. Perangkat lunak ini menjalankan Android Marshmallow dan proses instalasinya sangat sederhana.

Dia di sini untuk para pecinta video game di seluruh dunia. Detikers dapat dengan mudah menjalankan beberapa game secara bersamaan.

RPG VS MMORPGH

Ini Perbedaan Game RPG dan MMORPGH, Gamers Wajib Tahu!

Apakah detikers mengenal perbedaan game RPG dan MMORPG? Jikalau belum, mari simak penjelasan singkat keduanya berikut ini.

Hal ini mengingat, tak sedikit yang menduga bahwa keduanya mempunyai pengertian yang serupa. Sedangkan kenyataannya memang berbeda, walaupun satu sama lain saling melengkapi keperluan para gamer di semua dunia.

Pada kans kali ini, detikINET telah mengumpulkan isu dari bermacam sumber, untuk menolong menjawab rasa penasaran detikers berkaitan perbedaan game RPG dan MMORPG. Yuk, cek pemaparan dasar dan simpel di bawah.

Perbedaan Game RPG dan MMORPG

Sebelum itu, RPG sendiri mempunyai kepanjangan, merupakan Role Playing Game. Walaupun MMORPG, singkatan dari Massive Multiplayer Online Role Playing Game.

Sedangkan mempunyai tiga suku kata yang senada di belakang, perbedaannya terang terpampang dari kepanjangan dari masing-masing genre. Di sini kata ‘Online’ menjadi penentunya, mengingat jumlah pemain yang berkontribusi memang lebih banyak.

RPG

Sesungguhnya ada sebagian game RPG yang memang menggunakan konsep online. Akan melainkan, kebanyakan dari judul-judul di luar sana, lebih mengedepankan wujud single player dan berkelana seorang diri.

Jadi, kebanyakan dari game-nya sendiri lebih acap kali diatur oleh jalan cerita dan berjenis-jenis musuh, yang telah disiapkan oleh komputer. Kenapa demikian? Sebab tujuannya berbeda dari MMORPG.

RPG akan menuntut para pemain, untuk merasakan kedalaman cerita dari petualangan sang karakter utama. Lalu, mencoba menuntaskan semua misi, sampai hasilnya dapat menutupnya dengan kata ‘Tamat’.

Di dalam permainan, jarang sekali ditemukan peristiwa dikala pemain sepatutnya grinding, dalam menaikkan status karakter. Oleh karena itu, sebab bersifat individual, umumnya RPG mempunyai narasi lebih mengagumkan dan emosionil.

Perbedaan mendasar lainnya, kalian tak perlu bersaing dengan pemain lain. Hal ini mengingat, kepuasan diri yaitu kunci utama, diperbandingkan sepatutnya berkompetisi tiap harinya dengan para gamer yang turut memainkan game hal yang demikian.

MMORPG

Seperti kepanjangannya, sebab mengusung kata online, karenanya ribuan sampai jutaan pemain turut berkontribusi di dalamnya. Jadi, detikers pasti telah mengenal betul, bahwa kompetisi antar gamer tak dapat terelakkan.

Belum lagi dengan fitur PvP (player vs player), di mana pemain dengan jenjang, atribut atau item tertinggi, dapat menang gampang. Ditambah, misi yang tiap harinya senantiasa sama, dalam upaya meningkatkan statistik atau awam diketahui grinding.

Kecuali dapat saling beradu, MMORPG memberikan kans terhadap satu sama lain, untuk bersahabat dan berprofesi sama dalam menuntaskan tugas, seperti menumbangkan bos monster dan lain sebagainya. Jadi kalian di sini tak akan sendiri, mengingat bisa bersua pemain secara virtual dari semua dunia.

Nah, sebab banyak orang yang juga memainkan game MMORPG, karenanya persaingan menjadi gelanggang yang lumrah terjadi. Alih-alih berharap merasakan permainan sebagai hiburan dan menamatkan jalan cerita, di sini lebih berupaya menjadi yang terkuat supaya nama terpampang di leaderboard.

Kurang lebih itu perbedaan game RPG dan MMORPG secara dasar saja ya. Jikalau ada yang berharap ditambahkan, dapat detikers cantumkan di kolom komentar di bawah. Jadi, kalian menyenangi RPG atau MMORPG?