«

»

Jul 17

Print this Post

Teknik Membaca Kritis

Membaca kritis adalah membaca untuk memahami isi bacaan secara rasional, kritis, mendalam, dan disertai keterlibatan pikiran untuk menganalisis bacaan. Di sini pembaca akan mencamkan lebih dalam materi yang dibacanya. Seorang pembaca kritis menggunakan empat cara secara efektif. Keempat hal itu meliputi bertanya (seolah-olah berdialog dengan teks bacaan), menyimpulkan, menghubungkan satu keterangan dengan keterangan lain, serta menilai ide-ide dalam bacaan (Agus Trianto, 2006).

Membaca dengan menggunakan metode membaca kritis akan menjadi menyenangkan bagi Anda. Anda tidak hanya diminta untuk memahami isi buku bacaan tapi juga diajak berpikir kreatif mengenai isi bacaan. Berikut langkah-langkah melakukan teknis membaca kritis:

1. Pilihlah waktu yang sesuai untuk membaca

Waktu yang sesuai di sini adalah waktu di mana tidak terdapat gangguan baik dari luar maupun dari dalam diri. Oleh karena itu waktu yang sesuai di sini hanya Anda sendiri yang tahu kapan itu. Namun sebagian besar orang percaya bahwa waktu yang baik untuk membaca, khususnya buku pelajaran adalah di pagi hari. Di sini mungkin bisa Anda lakukan setelah Sholat Subuh.

2. Pilihlah suasana yang sesuai untuk membaca.

Dalam membaca  pemilihan suasana ini sangat memegang peranan penting dan tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Usahakan Anda membaca dalam kondisi yang terang, karena hal ini akan berpengaruh pada kemampuan Anda melihat buku bacaan yang Anda baca. Kondisi yang kurang terang akan membuat diri Anda cepat dan mata cepat lelah. Selain itu Anda juga harus memperhatikan kebersihan, kenyamanan dan ketenangan tempat yang Anda gunakan untuk membaca.  Jika semua itu bisa Anda kendalikan dengan baik, maka membaca akan lebih mudah dan daya konsentrasi akan meningkat.

3. Perhatikan posisi membaca

Posisi membaca baik adalah duduk. Posisi duduk sangat berpengaruh dalam membaca cepat. Selain bisa melihat bahan bacaan secara menyeluruh, posisi duduk yang benar juga bisa membuat Anda santai dan tidak mudah lelah.

4. Siapkan alat-alat pendukung dalam membaca

Ada baiknya sebelum Anda membaca buku, Anda mempersiapkan alat-alat pendukung lainnya seperti pensil, bulpoint, spidol atau buku catatan. Alat-alat bisa Anda gunakan untuk menggaris bawahi dan mencatat beberapa hal penting yang anda temukan saat anda membaca buku.

5. Lakukan survei isi buku

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membaca terlebih dahulu bahan bacaan secara spontan pada bagian-bagian tertentu saja. Tujuannya adalah mendapatkan gambaran umum mengenai bacaan tersebut. Bagian-bagian yang perlu diperhatikan adalah perhatikan adalah Paragraf awal, paragraf akhir dan juga beberapa paragraf di tengah, bagian daftar isi, gambar tabel dan grafik.

6. Membuat Pertanyaan

Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya akan muncul pada saat kita melakukan survei. Usahakan cari apa yang tidak kita pahami, minimal ada sebuah kata yang tidak tahu artinya dan beri tanda pada bagian-bagian yang tidak dimengerti tersebut.

7. Membaca teliti

Lakukan sebagai langkah untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam proses survey. Baca dengan teliti dan seksama paragraf demi paragraf, bagian demi bagian untuk menangkap pokok-pokok pikiran dari tiap bagian. Usahakan jangan pindah bagian jika belum mengerti dan memahami bagian tersebut.

8. Lakukan evaluasi

Merupakan langkah dimana terdapat pertanyaan apakah anak sudah menguasai bahan? Yakinkan bahwa anak sudah memahami bahan bacaan tersebut. Jika belum, coba cari apa cari apa yang anak tidak mengerti dan temukan jawabannya.

 

Sumber:

Agus Trianto. (2006). Speed Reading (Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Femi Olivia. (2008). Tools For Study Skill Teknik Membaca Efektif. Jararta: PT Elex Media Komputindo

Iwan Sugiarto. (2011). Yang Lupa Diajarkan Oleh Sekolah Mengoptimalkan Daya Kerja Otak Dengan Berpikir Holistik & Kreaktif. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

 

About the author

Rona Binham

Adalah seorang pendidik, praktisi presentasi, penulis dan blogger pendiri cafe motivasi. Ia mengajar, melatih, menulis dan terus berusaha memberikan motivasi dan inspirasi kepada semua orang. Dengan sebuah motto "Orang hebat adalah orang yang hidupnya penuh inspirasi dan menginspirasi

Permanent link to this article: http://cafemotivasi.com/teknik-membaca-kritis/

3 pings

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *