«

»

Oct 22

Print this Post

Menyusun Kerangka Presentasi

Setelah Anda menemukan Ide, tujuan dan sasaran presentasi langkah selanjutnya adalah menyusun ide menjadi sebuah kerangka presentasi.

Kerangka presentasi harus ada, tujuannya untuk mempermudah Anda dalam menjalankan presentasi. Dengan kerangka kita akan mempunyai gambaran awal tentang segala hal yang akan kita lakukan pada saat presentasi. Sehingga presentasi kita akan lebih terstruktur dengan baik.

Apa langkah awal yang harus dilakukan? Untuk langkah awal sebaiknya Anda tentukan judul presentasi Anda. Buatlah judul yang menarik perhatian audiens, dengan begini audiens akan lebih bersemangat untuk mengikutinya. Tidak bisa dipungkiri bahwa judul adalah pemikat yang akan membuat audiens Anda menunggu-nunggu presentasi yang akan Anda sampaikan.

Judul bisa juga Anda tentukan pada saat Anda membuat paper yang akan Anda sampaikan.

Terus bagaimana membuat judul yang baik?

Membuat judul yang baik memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa dipelajari. Artinya membuat judul juga membutuhkan keahlian.

Berikut tips yang bisa saya sampaikan kepada Anda bagaimana membuat judul yang menarik.

  1. Rajin-rajinlah baca judul buku atau artikel. Ini penting Anda lakukan supaya Anda memiliki banyak referensi tentang judul-judul yang menarik.
  2. Lakukan analisis terhadap judul-judul yang sudah Anda kumpulkan. Temukan kelebihan dari masing-masing judul yang Anda baca. Kalau Anda sudah memilih, kemudian renungkan dengan seksama. Kalau perlu tanyakan kepada teman Anda, sebagai bahan umpan balik untuk Anda.
  3. Judul dapat Anda buat secara bebas. Bisa berupa pernyataan, pertanyaan, atau yang lain terserah Anda. Anda bebas berimproviasasi terhadap judul, dengan syarat Anda tidak keluar dari tema yang sudah tema yang sudah Anda tentukan.

Itulah beberapa tips membuat judul yang cukup representative, yang apabila dicoba untuk diterapkan Anda bisa membuat judul dengan baik dan menarik.

Dalam membuat kerangka presentasi dua kunci menuju struktur yang baik dan bermanfaat yaitu rencana dan struktur pokok pembahasan Anda dan rencana struktur bagaimana Anda akan mempresentasikannya. Kedua rencana tersebut jelas akan seling terkait dan saling tergantung satu sama lain yang akan menentukan keberhasilan presentasi Anda.

Struktur Presentasi

Pada umumnya kerangka presentasi terdiri atas tiga bagian yaitu: pembuka, isi dan penutup. Namun kadang juga ada yang menyebutnya: Introduksi (awal), pengembangan dan kesimpulan.

Pembuka

Dalam tahap ini ada dua hal yang biasanya dilakukan, yaitu melakukan kontak dengan audiens, dan menyampaikan  topik yang akan Anda sampaikan. Ini adalah tahap yang cukup menentukan keberhasilan Anda melakukan presentasi.

Di bagian ini Anda harus mampu membuat audiens termotivasi untuk mendengarkan Anda. Biasanya audiens ingin mangetahui sejauh mana Anda akan membuat mereka yakin bahwa Anda adalah orang yang akan menghilangkan rasa dahaga mereka.

Manfaatkan waktu sepuluh menit pertama untuk membuat diri Anda menarik di hadapan audiens. Ini akan menjadi momentum keseluruhan isi presentasi yang akan Anda sampaikan.

Isi atau pengembangan

Ini adalah tahap di mana Anda harus menyajikan topik pembicaraan secara mendetail namun efisien. Artinya Anda harus mampu memilih mana-mana informasi yang harus Anda sampaikan dan mana yang tidak perlu. Jangan sampai Anda terjebak untuk membahas semua   hal secara panjang lebar.

Kenapa tidak boleh panjang lebar, bukankah itu bagus, jadi audiens bisa mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat. Itu benar, namun Anda harus sadar bahwa audiens memiliki keterbatasan, yaitu tidak mungkin mampu menyerap informasi yang sangat banyak dalam satu kali waktu pertemuan.

Selain masalah keterbatasan penerimaan audiens, biasanya dalam setiap sesi presentasi selalu ada batasan waktu antara 30 sampai 60 menit. Bahkan ada juga yang kadang hanya dikasih waktu 20 menit. Kalau Anda sering menonton video presentasi di TED.com. Mereka paling hanya dikasih waktu paling lama 20 menit. Tapi hebatnya mereka para presenter profesional dapat memanfaatkan waktu tersebut dengan baik. Ini harus kita jadikan pelajaran juga bahwa berapapun waktu yang disediakan, gunakanlah tersebut Anda secara maksimal. Jangan banyak tersisa tapi juga tidak boleh kurang

Penutup

Sama halnya dengan pembuka, bagian penutup juga memiliki peran yang sangat penting dalam presentasi Anda. Kalau tadi dijelaskan pada bagian pembuka Anda harus mampu memotivasi audiens. Sama halnya di bagian penutup Anda juga harus mampu memberikan kesimpulan yang nendang. Artinya benar-benar bisa melekat dalam pikiran audiens.

Selanjutnya kalau memang ada, Anda bisa memberikan rekomendasi tapi kalau tidak ada, Anda bisa menutup kegiatan presentasi Anda.

Catatan Penting!

Ingat presentasi tidak hanya sekedar menyajikan informasi, member ilustrasi, membuat keputusan dan mendiskusikan tapi lebih dari itu presentasi harus bisa membangkitkan gairah dan antusiasme, memotivasi serta memberikan solusi.

About the author

Rona Binham

Adalah trainer, penulis dan blogger pendiri cafe motivasi dan ronapresentasi.com yang sering memberikan motivasi dan inspirasi di berbagai kesempatan dengan spesialisasi di bidang motivasi, pengembangan diri, presentasi powerpoint dan public speaking,

Permanent link to this article: http://cafemotivasi.com/menyusun-kerangka-presentasi/

1 comment

  1. Bonifacia S Undap, SS

    Tulisan tentang menyusun kerangka presentasi sangat membantu saya sebagai pemula untuk menulis materi yang akan saya presentasikan dalam acara seminar yang akan digelar nanti. Saya akan membawakan materi seminar bersama seorang yang sudah pakar di bidangnya. Dengan membaca tulisan Rona Binham, menambah wawasan saya untuk memulai menulis materi seminar. Salut dan terima kasih banyak untuk penulis blog ini, semoga tulisan anda bisa menginspirasi banyak orang termasuk saya untuk terus maju dan sukses dalam berkarya. Sekali lagi terima kasih Rona Binham. Sukses untuk anda….
    Silakan anda mengunjungi blog saya, dan dengan senang hati saya menerima masukan atau kritikan untuk kemajuan tulisan saya di blog.
    (FACIA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *