Sering kali saya bertanya kepada teman-teman tentang rencana atau planning dalam hidup, dan jawaban yang sering saya terima seperti ini “aku sih mengalir aja, biar Tuhan yang nentuin semua”. Kalimat tersebut sekilas terkesan begitu indah dan begitu menyejukkan orang yang mendengarkan, seolah-oleh orang tersebut adalah orang yang sangat menikmati hidupnya. Benarkah semua seperti itu? Apakah dengan mengalir seperti air hidup kita akan sukses? Setujukah Anda dengan pendapat tersebut?
Saya pribadi kurang setuju dengan pendapat tersebut. Hidup pasrah dengan kehendak Tuhan itu memang harus, tapi itu berlaku jika kita sudah melakukan berbagai macam upaya, usaha, kerja keras, dan sebagainya. Baru hasil akhirnya kita pasrahkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Jadi istilah pasrah jangan sampai kita jadikan penghibur yang menjerumuskan kita pada kemalasan.
Sama halnya istilah mengalir seperti air, istilah tersebut seakan-akan mengisyaratkan kepada kita bahwa kita harus pasrah dengan keadaan. Kita biarkan diri kita terbawa arus, yang pada akhirnya kita menjadi pribadi yang dibentuk oleh keadaan. Kalau yang membentuk keadaan baik maka kita baik, tapi kalau yang membentuk keadaan yang buruk maka kita juga akan menjadi buruk. Apakah hidup yang seperti ini yang kita inginkan? Saya yakin sebagai makhluk yang berakal kita ingin hidup yang baik dan sukses. Tapi perlu diingat hidup yang baik dan sukses tidak akan bisa dibentuk jika kita hanya mengalir seperti air.
Terus bagaimana seharusnya hidup itu?
Dalam menjalani hidup kita harus memiliki prinsip dan goal yang cerdas. Kanapa harus mempunyai prinsip dan goal yang jelas? Supaya kita tidak hanya mengalir seperti air, tapi berani melawan arus untuk menentukan tujuan yang diinginkan.
Mengalir seperti air juga bisa sampai tujuan kok?
Kalu itu memang benar, beberti enak banget hidup kita ini. Tapi faktanya apakah orang yang mengalir seperti air itu bisa benar-benar sukses? Kalau saya pribadi belum pernah melihatnya. Selalu ada harga yang harus dibayar bagi orang yang mau sukses. Sekarang coba kita bayangkan Seandainya pada saat air mengalir kita tersangkut ranting pepohonan di sungai bagaimana? Atau menuju ke tempat yang tidak kita kehendaki?
Nah, sekarang apakah teman-teman masih ingin hidup mengalir seperti air? Saya sih berharap tidak begitu. Semoga kita bisa hidup dengan lebih berani dan lebih cerdas dalam menentukan hidup kita di masa depan.
Silahkan baca artikel menarik lainnya:
Comments
Powered by Facebook Comments







