«

»

Jun 13

Print this Post

Membaca dan Menulis Adalah Pasangan Sejati

Membaca dan menulis adalah pasangan sejati, atau istilah kerennya membaca adalah belahan jiwanya menulis. Kenapa saya mengatakan demikian? Untuk mengetahui alasannya silahkan teman-teman baca tulisan ini sampai habis.

Kenapa Harus Membaca?

Buku adalah jendela dunia dan kuncinya adalah membaca. Kita hanya akan bisa membuka jendela dunia dan menyerap berbagai hal yang ada di dalamnya dengan kita mau membukanya. Untuk bisa membukanya, anda butuh kunci dan kunci itu adalah membaca. Dengan membaca wawasan,  pengetahuan dan pengalaman akan bertambah, seiring dengan banyaknya buku yang kita baca. Untuk melengkapi jawaban dari pertanyaan di atas, saya akan mencoba memaparkan alasan lain kenapa kita harus membaca

  1. Membaca untuk memenuhi kebutuhan, khususnya kebutuhan informasi. Sebagai manusia kita harus sadar bahwa kemampuan kita untuk menjangkau apa yang ada di dunia sangat terbatas. Jangankan di dunia, untuk satu wilayah saja kadang kita tidak bisa menjangkaunya. Terus yang jadi pertanyaan, apakah dengan membaca kita bisa menjangkaunya? Menjangkau secara keseluruhan jelas tidak mungkin, tapi paling tidak kita bisa menjangkau informasi yang kita butuhkan di seluruh penjuru dunia dengan membaca hal-hal yang kita minati dan kita sukai dari buku, artikel, majalah, media cetak dan lain-lain. Sekarang coba kita bayangkan bagaimana dengan orang yang tidak membaca? Silahkan untuk hal ini anda cari sendiri jawabannya di luar!
  2. Membaca adalah kebutuhan bagi tubuh kita, khususnya otak kita. Mungkin ada orang yang berpikir, kenapa mesti membaca padahal banyak tu orang yang tidak pernah membaca bisa  hidup dan cari uang, ada juga yang kaya padahal dia tidak bisa baca tulis. Kalau ada yang berbicara seperti itu silahkan saja, lagian apa yang saya tulis ini bukan untuk mereka tapi untuk orang-orang yang suka membaca. Jadi yang merasa tidak suka membaca silahkan saja untuk berkata seperti itu. Tapi saya yakin teman-teman yang baca tulisan ini suka membaca jadi rasanya tidak mungkin ada yang punya pikiran seperti itu.
  3. Buku umumnya adalah sebuah tulisan yang ditulis berdasarkan kajian yang matang dari penulisnya, bahkan ada juga seorang penulis yang bukunya ditulis berdasarkan pengalamannya selama belasan tahun bahkan ada juga yang puluhan tahun.  Dengan membaca buku tersebut kita telah memiliki pengalaman penulis tersebut, yang bisa kita pelajari dalam waktu yang lebih singkat. Dengan kata lain kita sangat diuntungkan dengan membaca buku
  4. Bacalah! (Iqra’!), demikian bunyi ayat pertama kitab suci Al-Qur’an yang diturunkan untuk umat Muhammad SAW. Membaca di sini mempunyai pengertian yang luas, yang tidak hanya membaca buku bacaan tetapi membaca apa saja yang ada di depan mata kita, yang ada di sekitar diri kita, yang ada pada penciptaan diri kita dan semua hal yang ada di dunia ini.

Manfaat Membaca Buku Untuk Ketrampilan Menulis

Berdasarkan keterangan di atas jelas bahwa membaca buku memiliki banyak manfaat. Manfaat tersebut antara lain:

1.      Menambah wawasan dan pengetahuan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas membaca akan  menambah khazanah wawasan dan pengetahuan kita. kaitannya dengan menulis wawasan dan khazanah pengetahuan ini akan membuat kualitas tulisan lebih berbobot dan lebih bisa diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Karena kita telah menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya.

2.      Meningkatkan dan melatih daya pikir

Membaca dapat merangsang otak kita lebih produktif, sehingga kita akan lebih mudah membuat karya-karya yang baik setiap saat. Otak ibarat sebuah pedang, kalau sering di asah maka akan tajam, tapi kalau tidak diasah otak tersebut akan tumpul. Dan untuk mengasah otak, salah satu caranya adalah dengan banyak membaca.

3.      Bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda

kalau kita berjalan-jalan di toko buku, tentu kita akan melihat berbagai macam buku dengan kategori sama. Tapi apakah isi buku itu sama? Kalau kita tidak peka sekilas buku itu akan kelihatan sama, tapi kalau kita mau lebih jeli, dalam setiap buku selalu anda sesuatu hal yang menonjol dan itulah karakter penulis. Beda penulis beda karakter, meskipun bukunya sama, tapi karakter isi bukunya pasti berbeda. Jika kita membaca banyak buku, tentu kita punya berbagai macam sudut pandang terhadap sebuah peristiwa, dengan hal itu pula kita akan mempu membuat tulisan dengan berbagi macam sudut pandang.

4.      Menambah informasi yang kita butuhkan untuk menulis buku

Untuk bisa menulis dengan baik tidak bisa kita pungkiri kita membutuhkan banyak informasi yang akurat sesuai dengan tema tulisan yang akan kita buat. Terkadang untuk melengkapi tulisan, kita membutuhkan informasi tambahan untuk memperkuat isi tulisan dan informasi itu bisa kita penuhi dengan banyak membaca.

5.      Membaca bisa memperkaya kosa kata, pilihan kalimat yang bisa kita pakai dalam menulis

Pernahkah anda merasa kesulitan mau menulis, jangankan dua paragraph satu paragraph aja kadang susah. Umumnya hal ini terjadi karena di dalam otak kita tidak ada kata-kata yang bisa kita tulis. Selain itu sering juga kita mendapati tulisan kita sangat tidak enak dibaca. Apa yang membuat itu terjadi? Inilah jawabannya, karena penguasaan kosa kata dan pilihan kalimat kata  kita sedikit atau terbatas.

6.      Merangsang pikiran kita untuk menemukan sebuah ide

Pernah gak ketika anda membaca buku, tiba-tiba ide cemerlang muncul dalam pikiran anda? kalau saya sering banget, bahkan sebagian dari tulisan-tulisan saya terinspirasi dari buku dan artikel-artikel yang saya baca.

Beberapa manfaat di atas hanya sebagian kecil dari manfaat membaca buku dalam meningkatkan ktrampilan menulis. Tentunya masih banyak lagi manfaat-manfaat lain yang tidak bisa saya tuliskan semua dalam artikel ini. Dan saya yakin jika anda suka membaca buku pasti punya pengalaman tentang manfaat membaca buku bagi kemampuan menulis anda.

Hubungan Membaca dan Menulis

Membaca dan menulis mempunyai hubungan sangat erat. Kalau di ibaratkan sepeda motor membaca dan menulis bisa diibaratkan bensin dan motor, kalau diibaratkan pasangan sejati membaca dan menulis diibaratkan seperti Romeo dan Juliet. Di awal tadi sedikit disinggung bahwa buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya. Dengan mambaca khazanah wawasan dan pengetahuan kita menjadi berkembang. Sedangkan menulis adalah menuangkan khazanah wawasan dan pengetuan kita ke dalam bentuk tulisan.

Menulis sesuatu yang baru dan belum pernah kita tulis sebelumnya tentu bukan hal yang mudah. Misalnya saya adalah seorang penulis artikel, tapi di lain waktu saya ingin menulis sebuah cerpen. Menulis cerpen adalah hal yang baru buat saya. Sebelum saya menulis tidak bisa di pungkiri saya butuh membaca banyak cerpen terlebih dulu, untuk mengasah ketrampilan saya. Setelah saya terampil baru saya akan membagikan wawasan tersebut kepada orang lain dalam bentuk tulisan.

Dengan demikian membaca adalah satu proses awal yang tidak bisa ditinggalkan dalam menulis. Ini adalah kunci kesuksesan kita dalam menulis. Untuk itu mulai sekarang banyak-banyaklah membaca, untuk meningkatkan khazanah pengetahuan kita. Setelah kita memiliki wawasan bagikanlah wawasan tersebut kepada orang supaya orang lain bisa mendapat manfaat dari apa yang telah kita tulis.

Semoga bermanfaat!

About the author

Rona Binham

Adalah trainer, penulis dan blogger pendiri cafe motivasi dan ronapresentasi.com yang sering memberikan motivasi dan inspirasi di berbagai kesempatan dengan spesialisasi di bidang motivasi, pengembangan diri, presentasi powerpoint dan public speaking,

Permanent link to this article: http://cafemotivasi.com/membaca-dan-menulis-adalah-pasangan-sejati/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *