«

»

Jul 10

Print this Post

Keluarlah Dari Comfort Zone Anda

Buat sahabat-sahabatku sebelumnya perkenankan saya bertanya kepada anda semua “Apakah saat ini anda telah mendapatkan posisi yang enak di tempat anda bekerja? Yang menjawab ya, saya ucapkan selamat semoga ke depan posisi anda akan semakin baik. Bagi yang menjawab belum, saya katakan janganlah berkecil hati karena untuk mendapatkan posisi yang baik harus di mulai dari bawah dulu. Semua bentuk kesuksesan pasti melalui proses, jadi selama kita bisa menjalankan proses itu dengan baik maka peluang menjadi pribadi yang lebih sukses akan lebih mudah kita raih di masa yang akan datang.

Berbicara mengenai confort zone atau zona nyaman pastinya kita akan berbicara pada suatu kondisi di mana seseorang sudah merasakan kondisi yang aman, kalau istilah anak muda sekarang dah terlanjur PW (posisi wuenak). Sehingga ia merasa tidak perlu melakukan apa-apa lagi untuk kehidupannya. Kalau diistilahkan sebagai seorang pendaki maka orang-orang seperti ini adalah pendaki pada tipe Campers atau berkemah.

Mungkin ada yang bertanya? “Emang salah ya, kalau gue pingin menikmati hasil kerja keras gue, lagian gue sudah merasa cukup kok, jadi ngapain lo yang repot? Mau berkreasi kek,.. mau enggak kek,… emang urusan lo? DuaaaaR….Waduh emang berat jika sudah ada orang yang mengatakan seperti itu. Tapi saya yakin teman-teman yang baca tulisan ini bukan termasuk orang yang seperti itu. Kembali lagi pada persoalan comfort zone, emang apa saja sih yang menyebabkan seseorang masuk dalam zona nyaman?

Inilah pertanyaan yang harus lebih dulu kita jawab, karena ini adalah kunci bagaimana nanti kita bisa keluar dari camfort zone kita. Umumnya orang-orang yang berada pada comfort zone di sebabkan karena sikap mental yang lemah (mudah puas), tidak berani mengambil resiko dan suka cari jalan aman, tidak memiliki etos kerja yang baik, orang yang tidak mau belajar, dan orang yang orientasi hidupnya hanya untuk kepuasan yang bersifat materi.

Orang yang tidak berani keluar dari zona nyaman umumnya akan mengalami beberapa beberapa hal antara lain:

1.      Kemandekan/Stagnisasi Dalam Berpikir

Kemandekan berpikir maksudnya adalah adanya suatu hambatan dalam berpikir. Ini jelas sangat merugikan diri sendiri, karena akan menghilangkan produktivitas kerja seseorang. Kita bisa membayangkan bagaimana jadinya jika kemampuan berpikir sudah stag, padahal letak dari segala bentuk kreativitas, ide, dan penyelesaian masalah muncul dari kemampaun mengelola pikiran. Saya yakin anda tidak menginginkan hal ini terjadi pada diri anda. Untuk itulah jangan kita dilenakan oleh kenyamanan yang kita rasakan, karena tidak semua hal yang membuat nyaman itu akan membuat anda sukses meraih kehidupan.

2.      Motivasi yang Menurun

Semua tindakan untuk meraih kesuksesan pasti membutuhkan motivasi, karena motivasi ini adalah salah satu daya dorong yang memiliki peran sangat fundamental. Namun asal kita tahu motivasi ini sifatnya sangat dinamis. Dalam keadaan tertentu motivasi bisa begitu tinggi, namun bisa juga rendah. Hal ini disebabkan bagaimana kondisi atau keadaan yang diciptakan oleh diri sendiri maupun lingkungan. Terus apa kaitannya dengan comfort zona? Nah inilah yang harus anda paham. Comfort zone adalah suatu kondisi yang sangat berpengaruh pada motivasi diri seseorang, jika seseorang terlalu nyaman dengan kondisinya maka motivasi diri itu akan menurun. Kalau motivasi sudah menurun timbulnya adalah rasa malas.

3.      Cenderung Statis

Saya punya teman yang dari dulu sampai sekarang begitu-begitu terus. Tiap pagi dia bekerja kemudian sorenya pulang. Dia masih seperti dulu tidak suka baca buku, tidak suka mencoba sesuatu yang baru dan tidak suka belajar. Memang sih dia adalah anak pengusaha, jadi bisa di bilang hidupnya sudah nyaman. Saya pernah bertanya tentang orientasi hidup ke depan, tapi ya itu, dia seakan-akan kurang respect dengan apa yang saya tanyakan. Akhirnya saya bisa memaklumi sikap teman saya tersebut, mungkin dia sudah merasa nyaman dengan keadaannya, lagian dia juga salah satu pewaris usaha dari sang ayah.

Narasi di atas adalah salah satu contoh sikap hidup yang berada dalam  comfort zone, yaitu hidup yang statis, tanpa ada kemauan untuk melakukan sebuah perubahan. Kalau itu dibiarkan terus menerus, maka sampai tua pun hidupnya akan begitu-begitu saja. Bagi sebagian orang hal itu mungkin aman, tapi kalau saya pribadi justru hal itu akan membuat diri kita lebih mudah masuk dalam zona berbahaya.

Supaya kita tidak mengalami hal-hal di atas maka ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk keluar dari comfort zone kita. Langkah-langkah tersebut antara lain tingkatkan motivasi diri, belajarlah terus, ambilan sebuah keputusan dan bertindaklah. So,,,keluarlah dari Comfort Zone anda, maka anda akan melihat kehidupan anda yang sebenarnya. Good Luck!

About the author

Rona Binham

Adalah seorang pendidik, praktisi presentasi, penulis dan blogger pendiri cafe motivasi. Ia mengajar, melatih, menulis dan terus berusaha memberikan motivasi dan inspirasi kepada semua orang. Dengan sebuah motto "Orang hebat adalah orang yang hidupnya penuh inspirasi dan menginspirasi

Permanent link to this article: http://cafemotivasi.com/keluarlah-dari-comfort-zone-anda/

3 comments

  1. heri

    wah kadang rancu juga mengartikan zona nyaman, padahal kalau dilihat dari tujuan manusia itu sendiri pasti ingin beribadah, bahagia, dan kalau saya padankan bahagia dengan kata nyaman itu tidak jauh berbeda lho, punya istri bahagia, punya anak bahagia, senang, nyaman, punya rumah bahagia, nyaman, punya mobil bahagia, nyaman, jika memang begitu, keluar dari zona nyaman berarti keluar dari kebahagiaan, dan kalau orang tidak mudah bersyukur itu pasti gampang tidak bahagia artinya dia gampang keluar dari zona nyaman, mungkin menurut saya namanya bukan keluar dari zona nyaman ya tapi keluar dari sikap malas aja mungkin lebih cocok

  2. Rona Binham

    Pendapat Anda sangat bagus, untuk mengkaji hal ini lebih dalam rasanya akan terlalu panjang jika saya tulis dalam kolom komentar ini. Intinya artikel ini saya tulis untuk memotivasi siapa saja, untuk terus berkembang, terus belajar, terus berkarya meskipun ia sudah merasakan hidupnya nyaman dan bahagia. Sukses terus buat mas Heri,,,

    1. ardi

      kalo menurut saya sih, intinya di atas langit masih ada langit. CMIIW ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *