«

»

May 25

Print this Post

Bakat Kemampuan dan Prestasi

Berbicara tentang bakat, saya teringat sebuah acara televisi yang berjudul Indonesia Mencari Bakat. Acara tersebut adalah sebuah kompetisi adu bakat yang saat itu cukup digandrungi oleh sebagian masyarakat termasuk saya yang mengidolakan Brandon penari hip-hop cilik yang sangat berbakat, ada lagi JP Melanik seorang drummer cilik yang juga sangat berbakat. Kenapa mereka di bilang anak berbakat karena mereka memiliki talenta khusus yang tidak di miliki oleh orang lain. Brandon dan JP Millenix hanya contoh kecil dari ribuan orang berbakat yang ada di dunia ini yang bisa mengoptimalkan bakatnya menjadi sebuah prestasi. Sekarang yang jadi pertanyaan apakah setiap bakat bisa jadi prestasi? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan ini sebaiknya kita ulas dulu beberapa hal berikut:

Menurut Sunaryo (2004) bakat adalah taraf kecerdasan individu yang bersifat khusus dalam bidang atau pekerjaan tertentu. Ahli lain juga berpendapat bahwa bakat merupakan kondisi seseorang yang memungkinkan seseorang bisa mencapai kecakapan khusus misalnya bakat musik, bakat memimpin. Sedangkan menurut Mulyaningtyas dan Hadiyanto (2007) menjelaskan bahwa bakat sejumlah karakter bawaan berupa potensi yang akan berpengaruh terhadap keberhasilan seseorang dalam suatu bidang pekerjaan. Meskipun bakat itu sudah ada di dalam diri seseorang sejak lahir, namun bakat itu akan nampak jika di dukung dengan latihan dan pengembangan secara serius.

Bakat berbeda dengan kemampuan. Kemampuan adalah kesanggupan seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Kemampuan di dapat sebagai hasil pembawaan dan latihan. Pada kenyataannya, walaupun seseorang memiliki bakat dan kemampuan, hal tersebut tidak otomatis membuat orang tersebut berprestasi (Mulyaningtyas dan Hadiyanto, 2007). Lebih lanjut menurut Elly Risman (dalam Mulyaningtyas dan Hadiyanto, 2007) prestasi adalah perwujudan dari bakat dan kemampuan. Untuk mewujudkan bakat menjadi prestasi di perlukan latihan, pengetahuan, pengalaman dan motivasi.

Apa yang di sampaikan oleh para ahli di atas adalah benar adanya. Karena memang tidak akan pernah mungkin prestasi akan di raih tanpa latihan, pengetahuan, pengalaman, minat, motivasi, dan prasarana yang mendukung. Semua hal tersebut saling terkait satu sama lain. Contoh kecil saja saya ini punya bakat melukis, bahkan bisa di bilang bakat saya ini cukup besar, tapi karena saya kurang sarana dan prasarana yang mendukung, kurang motivasi, jarang berlatih, akhirnya bakat itu itu pernah menjadi prestasi apa-apa.

Jadi jika anda merasa punya bakat di bidang tertentu, optimalkan bakat itu dengan cara banyak berlatih, banyak mencari pengalaman dan tetap terus menumbuhkan motivasi diri supaya tetap semangat mencapai prestasi yang di inginkan.

 

 

Training-Presentasi-Jakarta Belajar-Desain-Slide-Powerpoint

About the author

Rona Binham

Adalah trainer, penulis dan blogger pendiri cafe motivasi dan ronapresentasi.com yang sering memberikan motivasi dan inspirasi di berbagai kesempatan dengan spesialisasi di bidang motivasi, pengembangan diri, presentasi powerpoint dan public speaking,

Permanent link to this article: http://cafemotivasi.com/bakat-kemampuan-dan-prestasi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *