«

»

Jul 06

Print this Post

Bakat Bukanlah Jimat

Apakah Penting Seseorang Mengetahui Bakat?

Kalau berbicara tentang penting tidaknya seseorang mengetahui bakat yang dimiliki jelas saya mengatakan sangat penting. Karena dengan memahami bakat yang kita miliki kita akan lebih mudah menentukan karir kita ke depan. Mungkin sebagian orang mengatakan “Saya tidak tahu bakat saya, tapi saya bisa sukses dalam karir? Hmm,,sebenarnya begini, semua manusia di ciptakan pasti memiliki bakat. Cuma tidak semua orang menyadarinya. Saya kasih sebuah contoh, saya punya beberapa teman yang cukup sukses berjualan. Saya pernah bertanya kepada mereka “Apasih bakat kalian?” Rata-rata dari mereka menjawab “Tidak Tahu”. Tapi ketidakahuan mereka bukan berarti mereka tidak punya bakat.

Apakah Untuk Sukses Harus Memiliki Bakat?

Di awal sudah saya katakan semua manusia dilahirkan pasti membawa bakat masing-masing. Tapi bakat itu ibarat bahan mentah, jadi berkembang dan tidaknya bakat itu tergantung dari individu itu sendiri. Sekarang jika kita kaitkan dengan kesuksesan, maka bakat ibaratnya hanyalah salah modal saja, dan itu sudah dimiliki manusia sejak dia dilahirkan. Hanyalah salah satu modal saja, Ya bakat hanya salah satu faktor pendukung kesuksesan seseorang. Berarti ada faktor lain juga yang menentukan kesuksesan seseorang.

Sebuah fakta menunjukkan bahwa tidak semua bakat yang kita miliki bisa menentukan nasib kita di kemudian hari. Saya sendiri punya pengalaman tersendiri akan hal itu. Jujur saja bakat yang paling menonjol dalam diri saya adalah menggambar. Dari kecil saya suka menggambar, dan kata orang gambar saya bagus. Saya dulunya berpikir, jika seseorang suka menggambar pastinya dia bisa menggambar dengan baik. Tapi pikiran saya salah karena saya punya teman yang juga suka menggambar, tapi gambarnya juga jelek terus. Karena alasan ini saya percaya bahwa setiap orang punya bakat sendiri-sendiri yang dibawa sejak lahir.

Semakin tumbuh dewasa kemampuan menggambar saya semakin baik, bahkan saya sempat bercita-cita kuliah di jurusan seni rupa. Tapi apa mau di kata, cita-cita musnah, karena orang tua tidak ada biaya untuk kuliah. Akhirnya saya mengubur semua bakat saya, termasuk menggambar.

Di kemudian hari saya memutuskan kuliah lagi, jujur saja jurusan pertama kali yang saya ambil adalah tarbiyah. Padahal saat itu saya tidak bisa ngaji. Apakah saya diterima? Tidak,,saya gatot alias gagal total, karena tidak diterima. Tahu saya gagal, kemudian saya pindah kampus dan mengambil jurusan bimbingan dan konseling. Boleh percaya atau tidak ketika mengambil jurusan tersebut, saya tidak tahu betul tentang apa itu konseling, yang saya tahu hanya besok saja akan jadi guru BP. Tapi Alhamdulillah saya diterima.

Inilah awal saya menemukan jati diri saya kembali, saya tidak lagi terikat pada bakat yang saya miliki. Saya berusaha untuk mempelajari banyak hal dari komputer,  publik speaking, mendalami gitar, belajar ngeblog dan lain-lain. Semua itu saya pelajari dengan otodidak, dari membaca buku, browsing internet, banyak bertanya, sering melihat video-video dan lain-lain. Hanya dengan latihan modal latihan serius saya bisa mempelajari banyak hal, dan terbukti saya mampu untuk itu.

Membaca tulisan ini mungkin anda akan sedikit bingung dengan esensi dari tulisan ini. Tidak usah khawatir saya tidak akan membuat anda bingung. Inti dari apa yang ingin saya katakan adalah jangan hanya terfokus dengan bakat yang kamu miliki, karena bakat saja tidak akan mengantarkan kita dalam meraih kesuksesan. Bakat itu bukan jimat Bro..Jadi kita tidak boleh terlalu yakin dengan bakat saja. Saya contoh nyata. Saya punya teman dan dia sangat berbakat di bidang bela diri. Dia sangat idealis, bahwa dari bela diri dia akan meraih kesuksesan karir. Bisa dibilang bakat ini adalah jimatnya. Tapi apa yang terjadi kesuksesan karir yang ia impikan itu tidak terwujud.

Sebenarnya tidak ada yang salah punya mimpi menjadi seorang atlit bela diri nasional atau internasional. Tapi untuk meraih itu semua, tidak cukup hanya dengan kita punya bakat saja. Masih ada banyak hal lain yang harus dimiliki. So, carilah peluang, galilah semua potensi yang anda miliki, pahami, kembangkan, teruslah mencoba. Jangan kita salah dalam memahami bakat. Bakat Itu Bukan Jimat, yang semakin diyakini akan semakin mujarab, tapi bakat hanyalah satu diantara sekian banyak modal yang akan membantu anda meraih karir yang di impikan.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About the author

Rona Binham

Adalah seorang pendidik, praktisi presentasi, penulis dan blogger pendiri cafe motivasi. Ia mengajar, melatih, menulis dan terus berusaha memberikan motivasi dan inspirasi kepada semua orang. Dengan sebuah motto "Orang hebat adalah orang yang hidupnya penuh inspirasi dan menginspirasi

Permanent link to this article: http://cafemotivasi.com/bakat-bukanlah-jimat/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>